9 Aksi Politik yang Menggemparkan di Indonesia

Politik memang tidak pernah sepi dari aksi-aksi yang melibatkan masyarakat sipil, pelaku politik, pemerintah, dan pihak-pihak lainnya. Sepanjang tahun 2017 hingga awal 2018 ini pun telah dihiasi dengan berbagai aksi politik yang cukup menggemparkan. Anda tentu ingat aksi politik 212 yang sempat menggemparkan publik pada akhir tahun 2017 lalu. Tak hanya peristiwa tersebut, masih ada banyak aksi politik lainnya yang terjadi di sepanjang tahun 2017 hingga awal tahun ini. Dalam ulasan ini, akan dirangkum 9 aksi politik yang dinilai paling fenomenal dan perlu dicatat dalam sejarah. Langsung saja simak ulasan lengkapnya pada poin-poin berikut ini.

Apakah 9 Aksi Politik Berikut dapat Menguntungkan bagi Bangsa? Perlu di Selidiki Lebih Lanjut

  1. Aksi Kartu Kuning untuk Jokowi

9 aksi politik

Publik sempat dihebohkan oleh aksi nekat ketua Badan Eksekutif Mahasiswa UI, Zaadit Taqwa, yang mengeluarkan kartu kuning untuk presiden Jokowi. Kartu kuning tersebut dilayangkan saat penyelenggaraan Diesnatalis UI di Depok pada 2 Februari 2018 lalu. Aksi ini pun langsung menggemparkan masyarakat. Banyak yang berpikir bahwa aksi tersebut ditumpangi oleh kepentingan politik.

 

  1. Aksi Tolak FPI di berbagai Daerah

9 aksi politik

Berbagai daerah masih menolak Front Pembela Islam yang kini menguat di berbagai daerah. Aksi tersebut juga diduga ditumpangi oleh kepentingan politik dari para elit politik. Benarkan demikian?

 

  1. Aksi Penyerangan Gereja Jogja

Banyak yang menduga bahwa aksi penyerangan gereja di Jogjakarta erat kaitannya dengan aksi politik. Akan tetapi, pihak penyidik dan polisi belum bisa membenarkan dugaan tersebut. Meski begitu, aksi penyerangan tersebut sangat merujuk pada sikap Intoleransi yang mampu memecah belah persatuan dan kesatuan Indonesia.

 

  1. Aksi Kekerasan Terhadap Tokoh Agama

Meski tidak dipandang sebagai salah satu aksi yang terkait dengan agama, masyarakat tetap memandang aksi kekerasan terhadap tokoh agama sebagai sebuah bentuk kampanye hitam dari pihak tak bertanggung jawab.

 

  1. Aksi Hentikan Politik SARA

Menjelang pemilihan umum, beberapa daerah menggelar aksi hentikan politik yang mengedepankan Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan.

 

  1. Aksi Penyisiran Lokalisasi

Beberapa ormas melaksanakan aksi penyisiran lokalisasi di Daerah Pamekasan, Madura. Aksi ini tidak hanya dianggap sebagai aksi yang melawan hukum, tetapi juga dianggap sebagai aksi unjuk gigi menjelang  tahun politik.

 

  1. Aksi Bela Islam 212

Akhir tahun lalu, tepatnya pada Jumat, 21 Februari 2017, masyarakat Islam di Indonesia menggelar aksi bela islam yang disebut sebagai aksi 212. Aksi yang dilatarbelakangi oleh masalah politik ini pun menjadi aksi terbesar setelah aksi 1998.

 

  1. Aksi Politik Reuni 212

Aksi politik yang sempat gempar beberapa waktu yang lalu ternyata tak berhenti begitu saja. Pada desember 2017 lalu, masyarakat yang pernah mengikuti aksi politik tersebut menggelar reuni aksi bela Islam 212 yang juga cukup menggemparkan masyarakat. Para anggota melakukan sholat berjamaah juga di area monas, dengan membawa bekal serta sajadah masjid untuk alas sholat mereka. Meskipun demikian semua aksi berjalan damai tanpa adanya kekerasan.

 

  1. Aksi Damai Tolak Politik Uang

Masyarakat yang sadar akan pentingnya menghindari politik uang melaksanakan aksi tolak politik di Tugu Zapin, Riau. Tak hanya menolak politik uang, aksi ini juga menolah isu SARA yang banyak digembor-gemborkan menjelang pemilihan umum.

Itulah 9 aksi politik yang sempat mewarnai Indonesia pada tahun 2017 hingga 2018 ini. Tak semua aksi politik itu merugikan warga, beberapa aksi politik yang positif juga bisa membuat masyarakat Indonesia sadar akan pentingnya menjaga ideologi politik yang bersih dan tanpa kepentingan yang merugikan orang lain.

Add Comment