Jelang Pemilihan Wagub Pendamping Anies, Inilah Gambaran Peta Dukungan Politik

Sesuai yang telah di jadwalkan sebelumnya, pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan berlangsung pada 23 Maret mendatang. Dalam pemilihan tersebut, diketahui ada sembilan fraksi yang akan memilih wakil gubernur yakni PDI Perjuangan, Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, Partai Amanat Nasional dan PSI. Kemudian Partai NasDem, Partai Demokrat, Golkar, Fraksi PKB-PPP.

Pemilihan Wakil Gubernur kali ini terdiri dari dua kandidat, Ahmad Riza Patria dari Gerindra dan Nurmansyah Lubis dari PKS. Adapun peta politik pemilihan wakil gubernur DKI Jakarta memang belum nampak terlihat dengan jelas. Sebab dari 9 fraksi tersebut , baru empat partai yang telah mengantongi nama pilihan.

Jelang Pemilihan Wagub Pendamping Anies, Inilah Gambaran Peta Dukungan Politik
Fraksi Golkar secara terang-terangan memberikan dukungan kepada Ahmad Riza Patria dari Gerindra sesuai mandat dari DPP.

“Iya, kita mendukung Riza sudah amanat partai,” Ujar Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco

Dirinya berharap apabila Riza terpilih nanti dapat membuat kinerja Anies menjadi lebih baik lagi. Baco pun memberikan contoh mengenai kinerja Anies yang baru-baru ini banyak mendapat kritik dari masyarakat, seperti masalah banjir, polusi, dan tata kota.

“Polemik yang sempat ramai seperti penebangan pohon, perekrutan Dirut Transjakarta yang bermasalah dan sebagainya. Kami harapkan peran Wagub dapat meneken potensi kesalahan itu termasuk menjadi tempat diskusi bagi gubernur,” ungkap Baco.

Selain Golkar, Fraksi PDI Perjuangan pun telah menentukan pilihan. Namun sayangnya pilihan itu baru akan disampaikan ke publik saat pemilihan nanti.

“Sudah kita, tapi nanti kita sampaikan ada waktunya,” sahut Ketua Fraksi PDIP Gembong Warsono.

Gembong hanya meminta kepada Wagub ke depan untuk berkonsentrasi dalam mengeksekusi kebijakan. Sebab menurutnya selama ini DKI sangat lemah untuk tindak lanjut kebijakan.

“Yang penting bisa bekerja saja. Kan DKI lemahnya di situ enggak ada eksekusinya,” singkat dia.

NasDem dan PAN juga telah mengantongi nama cawagub yang hendak dipilih. Kedua fraksi ini menjamin para anggotanya bakal satu suara saat pemilihan nanti.

“Satu suara kita kompak, solid dari 7 anggota DPRD menentukan kemana,” ujar anggota Fraksi NasDem M Idris.

Sama seperti PDI, NasDem dan PAN pun masih belum mau membocorkan.

Sementara itu Ketua DPRD DKI dari Fraksi PAN Zita Anjani menyatakan tidak bisa membuka pilihan partai karena PAN telah ditunjuk sebagai ketua panitia pemilihan (Panlih).

“Karena PAN dipercaya ketua panlih, jadi kami juga menjunjung transparansi, kami tak ingin berpihak sana-sini kelihatannya, jadi kita betul-betul pegang penuh kepercayaan kawan-kawan DPRD,” beber dia.

Fraksi yang Belum Menentukan Pilihan

Ketua Fraksi Partai Demokrat Desie Christyana Sari menyatakan pihaknya akan mendapatkan arahan jelang pemilihan nanti.

“Untuk Wagub saat itu menghadap Ketum kita presentasikan dua-duanya dan sampai saat ini belum. Nanti kita akan dipanggil lagi kalau sudah mendekati,” kata Desie

Kompak dengan Demokrat, Ketua Fraksi PPP-PKB Hasbiallah Illyas menyatakan masih menunggu keputusan DPP. Sementara itu, Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia Idris Ahmad menyatakan partai masih menunggu acara debat publik untuk memilih nama calon wakil gubernur DKI.

Idris berkata debat publik diselenggarakan agar masyarakat mengetahui kemampuan cawagubnya. Kemudian Idris mengatakan PSI ingin melihat prioritas masing-masing cawagub untuk mengurus Jakarta.

Add Comment